Calo alias makelar: kadang memang diperlukan.

seratus ribuCalo alias makelar: kadang memang diperlukan.

Sekitar jam 10 tadipagi, aku bersepedamotor berbelok memasuki halaman kantor Satlantas Polres Salatiga. Belum sampai tempat parkir yang biasanya, sudah diberhentikan oleh seseorang yang kemudian memintaku untuk parkir di samping lapangan. Ketika aku memelankan sepedamotor dan memasuki “tempat parkir” itu, orang yang membawa beberapa lembar Formulir isian itu bertanya, “SIM apa?”. Aku menjawab, “Biasanya parkir tidak disini Pak …”. Orang itu menyahut, “Di sana khan tempat ujian SIM, parkir di sini saja.” Aku menjawab, “Saya parkir di sana saja”, sambil aku terus memajukan sepedamotor keluar dari “area parkir” itu.
Continue reading

Sugeng utawa wilujeng?

Sugeng utawa wilujeng?selamat pagi

Nalika aku isi bocah, diajari dening wong tuwaku, ngucapke “Sugeng enjing”, “Sugeng siang”, “Sugeng ndalu”. Nanging nalika aku wis dadi “lungsuran bocah”, asring aku krungu saka radio, penyiar ngucap, “Wilujeng enjing”, saya suwe saya kerep krungu pangucap utawa maca tulisan ‘Wilujeng enjing”.

Continue reading

Episode ke-2: Ratu Kidul atau Ratu Ngibul? (sangat memprihatinkan)

Episode ke-2: Ratu Kidul atau Ratu Ngibul? (sangat memprihatinkan)

Setelah selesai menonton video “Episode 2” yang saya download dari http://www.youtube.com/watch?v=eqPU9j5JclA (tanggal 6 Februari 2013) saya tercenung, merenung dan bertanya-tanya, “Apa sebenarnya yang sedang dikerjakan oleh para aktivis di Gereja Tiberias Indonesia?”, dan baru kali ini (1 Maret 2013) tulisan singkat ini saya upload, setelah melalui beberapa pertimbangan, antara lain “apa yang perlu saya tulis lagi, setelah di banyak tempat “kasus” kesurupan Nyi Rara Kidul ala GTI menjadi pembicaraan yang cukup ramai?”
Continue reading

Doa ANEH dari Gereja Tiberias Indonesia (GTI)

doa pariadjiDoa ANEH dari Gereja Tiberias Indonesia (GTI)

Melanjutkan Note saya sebelum ini yaitu Ratu Kidul atau Ratu Ngibul?, berikut ini saya sajikan ucapan-ucapan doa yang ANEH.
Jika didengarkan, orang yang mengatakan doa ini MENGIKUTI kata-kata yang diucapkan oleh Pendeta Yesaya Pariadji dari Gereja Tiberias Indonesia. FILE mp3 dari doa itu saya download/dengarkan dari sini

Continue reading

Ratu Kidul atau Ratu Ngibul?

lukisan Nyi Rara KidulRatu Kidul atau Ratu Ngibul?

“Acara babtisan” yang diselenggarakan oleh  Gereja Tiberias Indonesia (GTI) di Hotel Gading Indah, Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada tanggal 9 November 2012, menjadi HEBOH setelah ada yang meng-upload videonya ke Youtube.  Ketika pertama kali menyaksikan beberapa menit awal video itu di Youtube di suatu siang, saya MERASA bahwa sangat mungkin video itu kemudian akan di-remove oleh yang mengupload, karena KONTROVERSIAL (kontroversinya dapat dibaca dari komentar-komentar yang ada di Youtube, saat itu).  Tetapi karena saya menyaksikannya disela-sela mengikuti acara seminar di kampus, dan koneksi internet kurang lancar, saya tidak mendownload video itu, juga tidak menyelesaikan melihat seluruh video itu.  Ketika sore hari di rumah, saya membuka lagi video itu di Youtube, ternyata sudah tidak ada (sudah di-private).  Beruntung setelah saya cari lagi, ternyata sudah ada orang lain yang baru saja meng-uploadnya, sehingga saya bisa mendownload video itu untuk saya lihat secara lebih cermat.

Continue reading

Hemat bukan pelit, tetapi perlu ketika air makin sulit.

Dulu, ayah pernah membelikan kaset lagu anak-anak yang di dalamnya ada lagu berjudul “Dusunku“, karangan Ragil Sugiyono. Lirik lagu itu sebagai berikut:

“Di lereng bukit kecil, dihiasi pepohonan,
dusunku terpencil dekat tepi hutan.
Mengalir air jernih dingin segar di pancuran,
udara pun bersih dan sejuk serta nyaman.
Di waktu pagi nan berseri, merekah indah sang mentari,
burung-burung lincah bernyanyi, menyampaikan salam suci.
Hamparan sawah luas padi kuning keemasan
hati lega puas penuh pengharapan.”

Sekalipun lagu itu saya dengar lebih dari dua puluh tahun yang lalu, dan kasetnya juga sudah rusak dan hilang entah kemana, kadang masih saya senandungkan lagu itu, karena selalu mengingatkan saya pada masa kecil tinggal di dusun yang “nyaris sama” dengan yang digambarkan oleh lagu itu, yaitu:
Continue reading

keYAKINan bukan pengeTAHUan

Tadi sore aku melihat berita di televisi, bentrokan terjadi (lagi) antara komunitas Syiah dengan komunitas Sunni di Madura.  Aku tidak peduli dengan Syiah atau Sunni-nya itu bagaimana, kalau mau tahu tentangnya, tinggal googling saja, untuk mencari tahu bagaimana sebenarnya KEYAKINAN mereka masing-masing.  Bagiku, tentang KEYAKINAN sepatutnya tidak perlu diperdebatkan/dipertentangkan. Jika ingin tahu KEYAKINAN orang lain, tanyakan saja, KEYAKINANnya bagaimana, dan mengapa sampai pada KEYAKINAN tersebut.  Jika merasa COCOK dengan KEYAKINAN itu, ya ikuti saja (ikut YAKIN), jika merasa TIDAK COCOK, ya tidak usah diikuti.

Continue reading

TUHAN YANG (MAHA) ESA.

TUHAN YANG (MAHA) ESA.

Dari beberapa literatur yang pernah saya jumpai, KONSEPSI tentang Tuhan yang esa (tunggal), paling “tua” adalah yang ada di Kitab Ulangan 6:4 Dengarlah, hai orang Israel: YHWH itu Elohim kita, YHWH itu esa! (sengaja kata YHWH dan Elohim saya “kembalikan”, sebab jika menggunakan Kitab Suci terjemahan Lembaga Alkitab Indonesia, ayat itu berbunyi : “Dengarlah, hai orang Israel: TUHAN itu Allah kita, TUHAN itu esa!”. Kata TUHAN (huruf kapital semua di Alkitab terbitan LAI, diterjemahkan dari kata “YHWH”, dan kata “Allah” (huruf A-nya yang kapital), diterjemahkan dari kata Elohim, Eloah, juga dari EL).
Continue reading

Siapakah jodohku?

Jangan kau kira cinta datang dari keakraban yang lama dan pendekatan yang tekun.  Cinta adalah kecocokan jiwa dan jika itu tak pernah ada, cinta tak akan pernah tercipta dalam hitungan tahun bahkan abad. (Kahlil Gibran)

Continue reading

Secara unyu itu sesuatu banget gitu loh…

Mulai beberapa tahun yang lalu, kata “secara” dipakai bukan dalam arti “dengan cara”, namun untuk menunjuk suatu alasan tertentu hingga suatu hal yang dimaksud menjadi masuk akal.  Misalnya dalam kalimat “secara Ester itu cantik“, dimaksudkan untuk menjelaskan bahwa (karena) Ester itu cantik maka …… Ini bukan baku dalam bahasa Indonesia, tetapi lama-lama makin banyak orang yang menerima dengan ‘sukarela’, bahkan kemudian ikut-ikutan secara latah menggunakan kata “secara” itu untuk maksud demikian itu.  “Secara Ester itu cantik, banyak cowok nge-add Facebooknya“, artinya karena Ester itu cantik, maka WAJAR jika banyak cowok nge-add account Facebooknya.  Tentu menggunakan kata ‘secara’ dengan maksud demikian, tidak pantas dipakai dalam tulisan-tulisan atau percakapan-percakapan resmi/ilmiah.   Tetapi hidup bukan hanya tentang yang ilmiah, bukan?

Continue reading