Archive for December, 2010

Laser Hijau ….

Ada yang sedikit mengusik saya ketika melihat foto/image yang beredar di internet tentang Laser Hijau di pertandingan sepakbola di Malaysia, yang sedang ramai dibicarakan. Berikut ini fotonya:

berbeda jika dibandingkan ini: Continue reading

Advertisements

Memaknai sebuah lagu

Pagi tadi sambil menulis Note “Ki Tri Kadarsilo, telah meninggal…” (http://www.facebook.com/note.php?note_id=476814063550), kembali kudengarkan lagu, yang ternyata aku perhatikan, syairnya agak berbeda dengan lagu yang bertahun-tahun yang lalu aku pernah dengar.

Berikut ini syair lagu yang dinyanyikan oleh Connie Maria Mamahit ( http://www.youtube.com/watch?v=bcnzXPdvj0c )
Continue reading

Ki Tri Kadarsilo, telah meninggal…

Siang kemarin aku mendapat SMS, mengabarkan bahwa Pak Tri masuk ICU. Aku sudah biasa mendengar kabar seperti itu, orang kecelakaan, orang masuk rumah sakit, orang masuk ICU, orang mati. Tak ada yang mengagetkan, sudah lama aku belajar mempraktekkan kata-kata leluhur “aja kagetan, aja gumunan”.

Ketika membaca status Facebook Adiatman Gunadharma, anak Pak Tri, “mohon maaf atas pelayanan yang kurang baik dan keterlambatan service di redline comp & photography,karena papa saya masuk RS,semua pelayanan service akan segera diselesaikan secara cepat & profesional,harap maklum,terima kasih.”, aku tidak berkomentar apa-apa. Walau ada yang berkomentar “cepat sembuh ya…”, aku tidak melakukannya. Ketika aku bersama kedua orang tuaku dan Satria Anandita, menengok Pak Tri di RS Elisabeth – Semarang, beberapa waktu yang lalu, sebelum Pak Tri masuk ke rumah sakit yang kedua, saat itu ayahku mengajakku berdoa, aku bilang, “Bapak saja.”. Saat itu aku tidak tahu, apakah Pak Tri akan menjadi kembali sehat, atau akan meninggal, tetapi memang tidak ada “krenteg” untuk mendoakannya. Continue reading

Berapa harga surga?

Dari statusnya @Ari Thok Saryanto
“Es teh nya berapa Bu?” tanya pembeli. “Di plastik apa di gelas?” tanya si penjual. “Kalau di plastik Rp 1.500, kalau di gelas Rp 1.000. ” tambah si penjual.

Kemudian ditimpali komentar @Priska Johannis: beda t4,beda harga to? weee… lhaaa…

Saya pun menambahkan komentar:
konon ada seorang hidung belang tanya kepada seorang pelacur “berapa tarif sekali keluar?” pelacur-pun menjawab, “tergantung tempat keluarnya dimana” (beda tempat beda harga)
Continue reading

Mengatasi rasa kuatir…

Aku tidak akan mengutip ayat-ayat suci,
cukup dengan mengingat yang pernah aku baca,
isinya begini:

Hanya ada dua hal yang kita kuatirkan.
Pertama, hal yang diluar kendali kita, misalnya kita kuatir sebuah gunung (akan) meletus di suatu waktu.
Kedua, hal yang ada dalam kendali kita, misalnya, kita kuatir tidak sempat makan karena amat sibuk dengan pekerjaan.
Continue reading