Archive for May, 2008

Sakit, bukan sehat yang menular…

sakit kepalaHari ini aku menghadiri Seminar “Effective Ministry to the Wound and Broken“, yang membahas pelayanan (rohani) pada target tertentu, khususnya orang-orang yang “terluka”, misalnya narapidana, keluarga narapidana, orang-orang yang mengalami trauma, dan kejadian-kejadian menyakitkan. Salah satu pembicaranya dari PFI (bukan FPI lho..) Prison Fellowship International, sebuah ‘persekutuan’ yang sudah diakui keberadaannya oleh United Nation.

Tidak semua sesi kuikuti, setelah makan siang, melewatkan satu sesi, aku memilih tidak masuk ruangan, namun berbincang dengan seseorang, ngobrol-ngobrol tentang “pelayanan khusus”. Ya.. selama ini aku memang ikut-ikutan “melayani” secara khusus dalam hal pengenalan tentang Tuhan (juga tentang setan he he he…–serius nih.. kalau ada rekan yang bermasalah dengan setan, kami ada kelompok pelayanan yang mungkin dapat membantu mengatasinya, khususnya buat yang tinggal di Salatiga, dekat dengan tempat tinggal kami…).

Continue reading

Advertisements

Hati-hati ‘nduk’…

cautionKemarin, waktu njemput anakku yang gendut, Icha, di tempat biasanya dia menunggu jemputan, di area bermain anak-anak Satya Wacana Children Center, aku kaget melihat anakku main ayunan dengan sangat bersemangat. Aku nggak pernah mengajarinya main ayunan dengan begitu kencang, sempat aku berpikir, wah.. ini kalau sampai jatuh, bahaya… Aku langsung dekati…, segera menghentikan ayunan dan mengajaknya pulang jalan kaki. he he… hemat BBM, harga bensin barusan naik… sekarang perlu Rp 150.000 setiap kali isi bensin…

Eh.., tadi dia pulang dijemput yang momong, waktu sore hari aku pulang, bertanya padanya, “Tadi mainan ayunan lagi Cha?” “Iya, lebih kencang…” jawab Icha. Ya wis… asal senang dan nggak jatuh saja…aku cuma bisa berdoa dalam hati…

Anak jalanan…

Dari sebuah tempat duduk dalam bis plat merah milik salah satu departemen, di dekat Gelora Bung Karno, Senayan, 17 Mei 2008, pukul 16:52, aku ambil gambar ini:

Continue reading

STOP PRESS !!!

Seseorang yang frustasi telah menyerang saya dengan tulisan-tulisannya yang kasar melalui komentar di website yang saya kelola, bahkan sempat membuat blog/website khusus untuk menyerang saya. Disini saya tegaskan bahwa saya bukan penganut aliran Saksi Yehova & blog petruswijayanto.wordpress.com BUKAN buatan saya. (atas pengaduan saya, 10 Sep’08, blog tsb. sudah diblok oleh wordpress)

Untuk selanjutnya silakan baca STOP PRESS disamping kanan ini —>>>>>>>

Semoga keterangan ini dapat menjelaskan beberapa hal.
08-09-08, Salam, Petrus Wijayanto, pengelola website ini.

“Ucapan” terima kasih

Kemarin, aku menerima sesuatu dari mahasiswa yang sekarang sudah lulus, sebagai “ucapan” terima kasih karena telah aku “bimbing” selama pembuatan skripsi. Aku terima dengan senang hati (masa sedih sih..), karena aku memang sangat jarang menolak pemberian orang lain. Apalagi diberi “ucapan terima kasih”, lha wong diberi caci maki, umpatan, dan kata-kata sumpah serapah, karena beda pendapat dengan aku pun aku terima kok

Tetapi…

Continue reading