Archive for the ‘Peristiwa’ Category

Ki Tri Kadarsilo, telah meninggal…

Siang kemarin aku mendapat SMS, mengabarkan bahwa Pak Tri masuk ICU. Aku sudah biasa mendengar kabar seperti itu, orang kecelakaan, orang masuk rumah sakit, orang masuk ICU, orang mati. Tak ada yang mengagetkan, sudah lama aku belajar mempraktekkan kata-kata leluhur “aja kagetan, aja gumunan”.

Ketika membaca status Facebook Adiatman Gunadharma, anak Pak Tri, “mohon maaf atas pelayanan yang kurang baik dan keterlambatan service di redline comp & photography,karena papa saya masuk RS,semua pelayanan service akan segera diselesaikan secara cepat & profesional,harap maklum,terima kasih.”, aku tidak berkomentar apa-apa. Walau ada yang berkomentar “cepat sembuh ya…”, aku tidak melakukannya. Ketika aku bersama kedua orang tuaku dan Satria Anandita, menengok Pak Tri di RS Elisabeth – Semarang, beberapa waktu yang lalu, sebelum Pak Tri masuk ke rumah sakit yang kedua, saat itu ayahku mengajakku berdoa, aku bilang, “Bapak saja.”. Saat itu aku tidak tahu, apakah Pak Tri akan menjadi kembali sehat, atau akan meninggal, tetapi memang tidak ada “krenteg” untuk mendoakannya. Continue reading

Sabdo Palon, Islam Jawa, dan Merapi

Beberapa orang memaknai letusan Merapi tahun 2010 ini sebagai awal Sabdo Palon memenuhi sumpahnya untuk menyebarkan ‘agama budi’ di tanah Jawa. (baca tulisan saya sebelum ini, bahwa ‘agama budi’ bukan ‘agama buddha’ di http://www.facebook.com/note.php?note_id=453995233550 ).

Mengapa 2010? Ini berdasarkan perhitungan otak-atik gathuk, yang di-pas-pas-kan. Bagaimana bisa pas?
Continue reading

Sabdo Palon: ‘agama budi’ bukan ‘agama buddha’

Ini adalah status Facebook-nya “Damar Shashangka”, pagi 7 November 2010:
===
Tembang Sinom terdiri dari 9 Gatra (larik) dalam satu Pada
(syair).Per Gatra (larik) vokal terakhir tdk ngawur,hrs
sesuai pakem. Gatra 1,hrs jatuh pd vokal ‘A’, G-2 : I, G-3 : A, 6-4
: I, G-5 : I, G-6 : U, G-7 : U, G-8 : A dan Gatra 9,hrs jatuh pada
vokal ‘A’.

Pada Pada (Syair) ke-6 Serat Sabda Palon Gatra ke-4 hrs jatuh vokal ‘I’ (Wus nyebar Agama Budi),mengapa masih juga ditulis ‘Buda’ dlm banyak terjemahan?
===

Sebenarnya tulisan tentang Sabdo Palon dan Serat Darmogandhul, sudah lama beredar di internet, namun jika kita rajin “browsing”, ada banyak tulisan tentangnya, yang sebagian adalah hasil COPY-PASTE dari site-site tertentu, dengan berbagai versi. Jika kita tidak cermat membandingkan beberapa versi yang beredar di internet, memungkinkan kita kebingungan memahaminya, atau memahami secara kurang tepat, karena bersumber hanya dari referensi yang terbatas. Continue reading

Hadian Tipuan

kijang innovaHari ini aku baca di Surat Pembaca Kompas Jateng, ada seseorang yang telah tertipu hampir 4 juta rupiah sebagai syarat pengambilan hadiah mobil Toyota Kijang Innova dari sabun bubuk. Aku juga pernah mendapat kupon yang sama dalam kemasan sabun produksi Wings itu. Tapi ketika aku cermati aku tahu bahwa itu PALSU dan PENIPUAN, sehingga aku tidak melakukan ‘tindak lanjut’ atas hadiah itu. Sudah lama ingin aku tulis di blog, namun baru kali ini, semangat menempatkan tulisan ini di sini muncul kembali, setelah aku membaca Kompas hari ini.
Continue reading

Semangat Tim Sukses ?

Beberapa hari yang lalu, ketika membeli bed untuk Icha di Toko Sumber Jaya, Jl. Sukowati – Salatiga, aku jalan2 di depan toko, dan melihat sticker kampanye cagub Jawa Timur, tertempel di tiang lampu di depan toko.  Heran deh…., kampanye cagub Jatim, ditempel di Jateng.  Ya…., mungkin biar ada orang Salatiga yang merekomendasikan ke saudaranya yang di Jatim.  Wujud semangat Tim Sukses??

Barang rusak

Aku kadang ‘gimana’ gitu jika ada barang-barang yang aku beli/pakai rusak. Bulan ini barang yang rusak antara lain gerinda merek Makita, yang aku beli 6 tahun lalu, sudah tidak dapat digunakan lagi. Gerinda ini agak lama dipinjam temanku, untuk memotong tegel teraso yang dipasang dirumahnya, dilanjutkan untuk memotong-motong besi. Ketika akhirnya aku ambil, dan aku pakai untuk mengerjakan sesuatu di rumah, e…. baru beberapa saat mutarnya sudah nggak kencang, trus akhirnya mati. ya sudah.. itu motornya rusak. Mau beli lagi, masih belum ada urgensinya, karena barang itu sangat jarang aku gunakan, juga karena harganya sekarang hampir 1 juta rupiah.

Continue reading

Marah karena beda pendapat…

Hari ini, di sela-sela mempersiapkan bahan kuliah minggu depan dengan laptop hitam yang sudah mulai “telmi”, aku agak disibukkan menjawab dan menghapus komentar-komentar dari seseorang yang tampaknya sangat marah kepadaku, di beberapa website yang aku kelola, akibat perbedaan pendapat mengenai keyakinan tertentu.   Aku jengkel, namun tetap tidak marah, sebab percuma marah-marah, menghabiskan energi saja.  Lagi pula, aku juga  belajar ‘filsafat’ Kawruh Jiwa, yang didalamnya diajarkan antara lain bahwa orang boleh berbeda pendapat, namun tidak pakai marah. Itu sebuah “pakem” bagi orang-orang yang belajar Kawruh Jiwa, yaitu, tanpa dhemen tanpa sengit, tanpa nesu (tanpa memuja, tanpa membenci, tanpa marah).

Continue reading