Sebuah catatan tentang aliran/paham/doktrin “JESUS ONLY”

Saya mulai mengenal aliran/paham/doktrin “JESUS ONLY” sejak beberapa tahun yang lalu. Mungkin sejak tahun 2006 atau tahun 2007.  Ketika saya membaca traktat-traktatnya, dan kemudian membaca tulisan-tulisan di websitenya, saya mengajukan beberapa pertanyaan kepada salah seorang penulis traktat (saya sampaikan melalui email dan kalau tidak salah ingat, juga melalui SMS), dan akhirnya memang ada beberapa pertanyaan saya yang tidak dijawabnya.  Saya bertanya, karena MENURUT SAYA, ‘doktrin’ JESUS ONLY,  mengandung beberapa kelemahan, yang dengan mudah dapat disanggah.

Prinsipnya, JESUS ONLY percaya bahwa Tuhan Semesta Alam adalah bernama YESUS (atau YESUS KRISTUS), mereka menolak nama YHWH (Yahweh) dan juga menolak nama ALLAH.  Mereka menganggap bahwa YHWH adalah nama berhala, demikian juga ALLAH.  Bagi JESUS ONLY:  BAPA = YESUSANAK = YESUSROH KUDUS = ROH YESUS.

Bahkan JESUS ONLY, nampaknya “tidak mau tahu” bahwa nama YESUS itu sendiri adalah nama “buatan manusia”, yang berasal dari YESHUA, kemudian berubah (karena transliterasi dari huruf Ibrani  ke huruf Yunani) menjadi  IOSEUS, berubah menjadi JESUS (karena logat “Eropa”), dan sampai di sini (Indonesia) menjadi YESUS.

 

Di tulisan ini, saya tidak akan membahas soal nama/kata ALLAH dalam hubungannya dengan nama/kata YHWH, namun secara singkat saya ingin menunjukkan kelemahan doktrin JESUS ONLY yang menolak nama YHWH. Yang jelas, sampai saat ini, tentang nama/kata Allah masih tetap terjadi perbedaan pendapat, pendapat yang satu menyatakan bahwa Allah itu SEBUTAN (bukan nama diri/proper name), pendapat yang lain menyatakan bahwa Allah itu NAMA (proper name, bukan sebutan).  Pendapat yang satu menyatakan bahwa kata Allah itu bentukan dari Al + Ilah, pendapat yang lain menyatakan bahwa kata Allah itu bukan bentukan Al+Ilah, namun satu kesatuan, sebuah kata tunggal.  Kata Allah masih kontroversial. Dan sejak beberapa tahun yang lalu, saya memilih tidak menggunakan kata Allah itu untuk menyebut Tuhan saya.  Namun di sini saya tidak akan membahas hal ini.

 

Tulisan ini dipicu oleh “debat” yang terjadi karena komentar OOT (out of topic) di wall FB saya.  Terpikir oleh saya, daripada terus menerus berdiskusi/berdebat soal JESUS ONLY, lebih baik secara singkat, saya tulis pandangan saya terhadap aliran JESUS ONLY.  Perlu dimengerti bahwa tulisan ini tidak bisa memuat semua pandangan saya tentang JESUS ONLY,  karena bagaimanapun, ada beberapa hal yang tidak bisa saya ungkapkan melalui tulisan, namun secara garis besar, adalah sebagai berikut:

 

Bagi saya, JESUS ONLY,  kehilangan pijakan (atau sengaja menghindar) dari Kitab Suci PERJANJIAN LAMA.  Bagi mereka, kitab Perjanjian Lama, sudah usang, dan sudah tidak berlaku lagi.  Mereka menolak nama YHWH (nama YHWH ditulis lebih dari 6000 kali di kitab Perjanjian Lama), karena di PL, ada kisah-kisah dimana YHWH memerintahkan pembunuhan, jauh berbeda dengan kisah YESUS di Perjanjian Baru, yang penuh kasih.

 

Ini sebenarnya hanya soal interpretasi terhadap TEKS Kitab Suci.  Orang-orang yang MENGANGGAP bahwa Kitab Suci adalah “tulisan Tuhan”, akan memandang ayat-ayat di Kitab Suci adalah tulisan sakral, yang mutlak benar.  Bahkan mereka LUPA, bahwa Kitab Suci yang mereka baca adalah hasil TERJEMAHAN manusia, dari TULISAN MANUSIA di masa lampau.  Perlu diketahui, ada beberapa metode penterjemahan, yaitu:

1. interlinear = penterjemahan kata-per-kata, termasuk susunan kata aslinya diikuti.  Terjemahan ini, dalam bahasa tujuan, seringkali menciptakan kalimat yang “tidak berbunyi”, karena di bahasa tujuan, susunan kata/kalimat-nya bisa kacau. (ada kitab suci yang “INTERLINIER”)

2. literal = penterjemahan kata-per-kata, dengan menyusunnya dalam kalimat yang disesuaikan dengan pola kalimat pada bahasa tujuan. (misalnya KS-ILT, Kitab Suci Indonesian Literal Translation)

3. dinamis = penterjemahan yang lebih longgar, tidak kata-per-kata secara literal (contoh, Alkitab Terjemahan Baru dari Lembaga Alkitab Indonesia/LAI)

4. parafrase = penterjemahan yang sangat longgar, bisa dibuat kalimat lain, yang bisa berbeda (contoh: Alkitab dalam bahasa sehari-hari dari LAI, Today’s Living Bible, dsb.)

 

Baru tentang TERJEMAHAN saja, karena terjemahan yang berbeda, sudah bisa menimbulkan perbedaan tafsir terhadap Kitab Suci, ini belum soal interpretasi “apa Kitab Suci itu?”. (beberapa Note saya terdahulu, ada beberapa yang tentang ‘kesalahan’ terjemahan Kitab Suci)

 

Orang Kristen di Indonesia, sebagian besar “terpaku” pada Alkitab Terjemahan Baru dari LAI, dan salah satu akibatnya adalah “kurang mengenal” nama YHWH.  Alkitab Terjemahan Baru LAI, sama sekali tidak menulis nama YHWH, hanya sekali disebut “Yahweh”-pun di bagian Kamus, pada entri kata ‘TUHAN’.  LAI mengganti YHWH  menjadi TUHAN (huruf besar semua) dan ALLAH (huruf besar semua).

 

Oleh sebab itu, biasanya kalau mulai diskusi soal YHWH (dan ALLAH), kepada beberapa rekan Kristen saya bertanya:

Apakah anda sudah tahu/paham:

–> Perbedaan antara Tuhan dan TUHAN?

–> Perbedaan antara allah, Allah dan ALLAH?

–> Perbedaan antara TUHAN ALLAH, TUHAN Allah, Tuhan ALLAH dan Tuhan Allah?

 

Jika belum paham terhadap perbedaan itu, bagaimana akan diskusi “TENTANG TUHAN” (menurut Kitab Suci) dengan baik?  Tetapi saya menjumpai banyak rekan yang memandang “tidak penting membedakan itu, toh.. maksudnya sama saja, toh… Tuhan tahu apa yang kita maksud”.

 

OK lah kalau begitu… jadilah seperti imanmu. hehehe….

 

LAI membedakan itu semua, namun jika kita memiliki Alkitab AUDIO (beberapa kitab, bisa didownload dari http://audio.sabda.org) , jelas tidak ada bedanya BUNYI “allah” atau “Allah” atau “ALLAH”, tidak ada bedanya BUNYI “Tuhan” atau  “TUHAN”, demikian juga BUNYI “Tuhan Allah”, “TUHAN Allah”, “Tuhan ALLAH”, atau “TUHAN ALLAH”.

 

Yang saya ketahui, adalah demikian:

—> Kata elohim, diterjemahkan LAI menjadi allah.

—> Kata El, diterjemahkan LAI menjadi Allah.

—> Kata Eloah, diterjemahkan LAI menjadi Allah.

—> Kata Elohim, diterjemahkan LAI menjadi Allah.

—> Kata/nama YHWH, diterjemahkan LAI menjadi TUHAN dan/atau ALLAH.

—> Frasa Adonai Elohim, diterjemahkan LAI menjadi Tuhan Allah.

—> Frasa YHWH Elohim, diterjemahkan LAI menjadi TUHAN Allah.

—> Frasa Adonai YHWH, diterjemahkan LAI menjadi Tuhan ALLAH.

—> Frasa YAH YHWH, diterjemahkan LAI menjadi TUHAN ALLAH.

 

Sebagai contoh, Kejadian 33:20 di Alkitab Terjemahan Baru LAI, ditulis “….. Allah Israel ialah Allah.”  Kalau mau teliti, ini adalah terjemahan yang “kacau” dari sisi tata bahasa, hampir sama ketika saya mengatakan “Anak saya ialah Anak”

 

Terjemahan LAI yang “kacau” itu, membuat banyak orang Kristen di Indonesia tidak tahu/tidak sadar, bahwa nama YHWH adalah nama Tuhan, bahkan adalah nama BAPA.

 

Yesaya 42:8  Aku ini YHWH, itulah nama-Ku; Aku tidak akan memberikan kemuliaan-Ku kepada yang lain atau kemasyhuran-Ku kepada patung.

 

Yesaya 64:8 Tetapi sekarang, ya YHWH, Engkaulah Bapa kami! Kamilah tanah liat dan Engkaulah yang membentuk kami, dan kami sekalian adalah buatan tangan-Mu

 

Mazmur  68:5 Bernyanyilah bagi Elohim, mazmurkanlah nama-Nya, buatlah jalan bagi Dia yang berkendaraan melintasi awan-awan! Nama-Nya ialah YHWH; beria-rialah di hadapan-Nya!

 

Yeremia  10:16 Tidaklah begitu Dia yang menjadi bagian Yakub, sebab Dialah yang membentuk segala-galanya, dan Israel adalah suku milik-Nya; nama-Nya ialah YHWH semesta alam!

 

Keluaran 3:15 Selanjutnya berfirmanlah Elohim kepada Musa: “Beginilah kaukatakan kepada orang Israel: YHWH, Elohim nenek moyangmu, Elohim Abraham, Elohim Ishak dan Elohim Yakub, telah mengutus aku kepadamu: itulah nama-Ku untuk selama-lamanya dan itulah sebutan-Ku turun-temurun

 

Masih banyak ayat yang dapat dikutip, untuk meyakinkan bahwa MENURUT KITAB SUCI, nama Tuhan adalah YHWH.  Ayat-ayat di atas, adalah kutipan dari Alkitab LAI, dengan modifikasi TUHAN menjadi YHWH dan Allah menjadi Elohim, disesuaikan dengan maksud ayat aslinya yang berbahasa Ibrani.

 

Sangat mungkin para “JESUS ONLY” kehilangan pandangan tentang nama YHWH, juga karena mendasarkan pemahamannya pada teks-teks Alkitab Terjemahan Baru LAI, yang memang sama sekali tidak memuat nama YHWH.

 

Mereka hanya mengakui nama YESUS, dengan salah satu ayat yang dipakai:

Ibrani  13:8 Yesus Kristus tetap sama, baik kemarin maupun hari ini dan sampai selama-lamanya.

 

Bagi JESUS ONLY, satu ayat itu dianggap meyakinkan bahwa YESUS itu adalah Tuhan Semesta Alam dari DULU, SEKARANG dan SELAMANYA.

 

Mereka lupa (atau pura-pura tidak tahu) bahwa ayat-ayat di Kitab Perjanjian Lama, juga menyatakan bahwa YHWH juga tetap sama:

misalnya:

 

… tetapi Engkau tetap sama, dan tahun-tahun-Mu tidak berkesudahan. (Mazmur  102:28)

 

Dengarkanlah Aku, hai Yakub, dan engkau Israel yang Kupanggil! Akulah yang tetap sama, Akulah yang terdahulu, Akulah juga yang terkemudian! (Yesaya  48:12)

 

Jelas, kitab Mazmur dan Yesaya tidak menunjuk pada YESUS, melainkan YHWH. Jaman Kitab Yesaya dan Mazmur itu ditulis, YESUS belum lahir dari rahim Maria.

 

Saya ulangi, secara prinsip JESUS ONLY hanya menerima/mengakui nama YESUS sebagai Tuhan Semesta Alam, dan menolak nama YHWH serta menolak nama ALLAH.

Kalaupun mereka HANYA mendasarkan pemahamannya tentang Tuhan Semesta Alam pada Perjanjian Baru, jika mereka TELITI, ketika Yeshua berada di Sinagoge dan membaca Kitab Nabi Yesaya (dicantumkan di Injil Lukas pasal 4 ayat 16 -21), Yeshua (Yesus)-pun mengakui YHWH.

 

LUKAS (LAI-Terjemahan Baru)

4:16 Ia datang ke Nazaret tempat Ia dibesarkan, dan menurut kebiasaan-Nya pada hari Sabat Ia masuk ke rumah ibadat, lalu berdiri hendak membaca dari Alkitab.

4:17 Kepada-Nya diberikan kitab nabi Yesaya dan setelah dibuka-Nya, Ia menemukan nas, di mana ada tertulis:

4:18 “Roh Tuhan ada pada-Ku, oleh sebab Ia telah mengurapi Aku, untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang miskin; dan Ia telah mengutus Aku

4:19 untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan, dan penglihatan bagi orang-orang buta, untuk membebaskan orang-orang yang tertindas, untuk memberitakan tahun rahmat Tuhan telah datang.”

4:20 Kemudian Ia menutup kitab itu, memberikannya kembali kepada pejabat, lalu duduk; dan mata semua orang dalam rumah ibadat itu tertuju kepada-Nya.

4:21 Lalu Ia memulai mengajar mereka, kata-Nya: “Pada hari ini genaplah nas ini sewaktu kamu mendengarnya.”

 

Kalau kita teliti, yang dibaca Yeshua (dijelaskan di Kitab Injil Lukas 4:16-21 itu, khususnya ayat 18 dan 19), adalah Kitab Nabi Yesaya pasal 61 ayat 1 dan 2.

 

YESAYA (LAI-Terjemahan Baru)

61:1 Roh Tuhan ALLAH ada padaku, oleh karena TUHAN telah mengurapi aku; Ia telah mengutus aku untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang sengsara, dan merawat orang-orang yang remuk hati, untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan, dan kepada orang-orang yang terkurung kelepasan dari penjara,

61:2 untuk memberitakan tahun rahmat TUHAN dan hari pembalasan Allah kita, untuk menghibur semua orang berkabung,

Kalau diperhatikan TERJEMAHAN LAI di atas, sesungguhnya frasa Tuhan ALLAH adalah berasal dari Adonai YHWH (Tuhan YHWH), kata TUHAN berasal dari YHWH dan kata Allah berasal dari Elohim, sehingga kedua ayat itu dapat ditulis dengan lebih “jelas” menjadi:

 

YESAYA (LAI-TB, modified)

61:1 Roh Tuhan YHWH ada padaku, oleh karena YHWH telah mengurapi aku; Ia telah mengutus aku untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang sengsara, dan merawat orang-orang yang remuk hati, untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan, dan kepada orang-orang yang terkurung kelepasan dari penjara,

61:2 untuk memberitakan tahun rahmat YHWH dan hari pembalasan Elohim kita, untuk menghibur semua orang berkabung,

Bukankah dengan demikian JELAS, bahwa Yeshua-pun mengakui YHWH, bahkan dengan Dia menyatakan “”Pada hari ini genaplah nas ini sewaktu kamu mendengarnya.”, bukankah saat itu Yeshua sedang mendeklarasikan bahwa dalam diriNYA ada ROH YHWH?

 

….dan sekarang, orang-orang “JESUS ONLY” hanya mengakui nama YESUS dan menolak (nama/roh) YHWH?

Aneh bin ajaib……, tapi itulah JESUS ONLY.

 

Pengalaman SUPRANATURAL, memang tidak bisa menjadi standar kebenaran, namun baik juga dipakai sebagai referensi untuk melengkapi pengetahuan kita.

 

Jika pembaca pernah melihat/mendengarkan ‘kesaksian” Tony Daud, ketika ditemui Tuhan Yesus secara supranatural, menurut pengakuan Tony Daud, Tuhan Yesus bilang:

————“AKULAH ALFA AKULAH OMEGA, YANG AWAL DAN YANG AKHIR,

————AKULAH RAJA YANG ADIL DARI TIMUR, AKU ADALAH AKU,

————AKULAH YAHWEH, AKULAH YAHWEH, YAHWEH, YAHWEH…”

 

(perhatikan menit ke 11.25 – 11.43, di kesaksiannya yang ada di Youtube berikut: http://www.youtube.com/watch?v=x2yXJrJyatI )

Itu menurut kesaksian Tony Daud lho…, kalau anda punya kesaksian yang lain yang berbeda, ya silakan.

 

 

Nah.., untuk selanjutnya, jika anda para pembaca tulisan ini, ingin mengetahui lebih lanjut mengenai “JESUS ONLY”, yang di Indonesia “dipimpin” oleh Bapak POSMA SITUMORANG,  silakan kunjungi website yang memuat beberapa tulisan, yaitu

http://be-e.info/wancil/  atau

http://www.wancil.net/

 

Beberapa tulisan yang ada di website itu, yang jelas-jelas berisi penolakan terhadap (nama) YHWH, misalnya:

==Yhwh, Yesus atau Allah? Bacaan khusus bagi Para Pendeta Kristen== http://be-e.info/wancil/files/archive/pdf/YHWH-YESUS-ALLAH.pdf

==Dikala Yesus Menolak Yahweh…== http://be-e.info/wancil/files/archive/pdf/YesusTolakYahweh.pdf

 

 

Atau jika pembaca dapat menemukan TRAKTAT-TRAKTAT yang disebarkan berikut ini:

(saya memilikinya, dulu saya dapatkan dari bilik ATM di Salatiga):

==Umat Tuhan, Kenali Sesembahan Anda!== (Jakarta, Juli 2007; penulis: R. Sinaga; r.sinaga@yahoo.com)

==NAMA MANA RAJANAMANAMA ??== (penulis: Posma Situmorang, 021-3909607)

==Dari kegelapan berbalik kepada Terang== (penulis Posma Situmorang; posma_rm@yahoo.com; 021-39096076  — nomor yang dicantumkan berbeda dengan yang di traktat lain: 021-3909607)

==GOLONGAN YESUSKAH ANDA?== (Yayasan Bona Parmahan, P.O. Box 4856, JKP 10048)

==DUA RAS ‘DOMBA’ KRISTIANI (Dua Ras Orang Kristen)== (Wisma Gembala; 021-3909607)

==Bacaan khusus bagi Para Pendeta Kristen: Yhwh, Yesus atau Allah? (Tiga-Agama-Semawi Tiga-Kitab-Suci, Tiga-Nama)== (author06jh@yahoo.com)

 

Atau  traktat lain (saya tidak punya cetakannya, tapi pernah melihatnya sepintas, karena ditunjukkan oleh seorang polisi dari Kepolisian Daerah Jawa Tengah, yang berdiskusi dengan saya tentang ‘aliran’ ini, setelah “kerusuhan Temanggung” yang dipicu oleh keteledoran Sdr. Antonius Richmond Bawengan, beberapa waktu yang lalu.)

 

Ya Tuhanku Tertipu Aku”  (sebagian isinya, dapat anda peroleh di internet)

Saudara Perlukan Sponsor: 3 Sponsor, 3 Agenda dan 3 Hasil

 

[ Sebagai catatan: kasus “kerusuhan Temanggung”, terjadi karena “sial”-nya Sdr. Antonius, karena traktat sejenis yang disebarkan Sdr. Antonius, pernah juga disebarkan di Madura dan Aceh, namun di sana tidak menimbulkan reaksi yang ‘berlebihan’. ]

 

 

Dari uraian singkat tersebut diatas, saya berharap pembaca, yang sebelumnya masih ‘bingung’, dapat memiliki gambaran mengenai JESUS ONLY.  Detail-detail ‘ajaran’ JESUS ONLY tidak saya cantumkan di sini, sebab perhatian saya hanya pada nama YHWH yang memang adalah nama Tuhan menurut Kitab Suci.

 

Saya di sini tidak membahas ESENSI Tuhan, atau “teologi” Trinitas dan lain-lain, namun hanya ingin menunjukkan bahwa nama YHWH adalah nama Tuhan yang disebut-sebut di Kitab Suci, namun banyak “dilupakan” atau bahkan “tidak diketahui”, karena orang-orang Kristen hanya mendasarkan iman keyakinannya pada Alkitab Terjemahan Baru – LAI, yang memang tidak mencantumkan nama YHWH.

 

Soal anda/pembaca berpendapat bahwa “Yang penting khan kita menyembah Tuhan Semesta Alam, apapun namaNya…”, silakan saja, itu hak anda untuk ber-teologi.

 

Sebagai orang JAWA, Tuhan saya adalah “GUSTI KANG MURBENG DUMADI” (Tuhan yang ‘murba ing’ (mengatur/mengelola) semua yang ada); yang “tan kena kinaya apa, tan kena winirasa” (tidak bisa diserupakan dengan apapun, tidak bisa dirasakan — dengan panca indra); yang “cedhak datan senggolan, adoh tanpa wangenan” (dekat tanpa bersinggungan, jauhnya tak terkira). dan “Pangeran iku ana ing awakmu, nanging awakmu iku dudu pangeran” (Tuhan itu ada dalam disimu namun dirimu itu bukan Tuhan).  Perlu diketahui, orang Jawa tidak punya Kitab Suci yang mengajarkan TENTANG Tuhan, hanya secara lisan, atau tulisan-tulisan ‘parsial’  dan turun-temurun, konsepsi tentang Tuhan itu dimengerti oleh orang-orang JAWA.

 

Namun sebagai orang Kristen yang mendasarkan iman pada ‘berita’ di Kitab Suci Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru, saya mengakui Tuhan/Elohim (yang bernama) YHWH dan Tuhan/Kurios (yang bernama) YESHUA (Yesus).

Dalam pemahaman saya YESHUA adalah YHWH Shua, yaitu YHWH (yang) menyelamatkan.Kata yang punya arti hampir sama dengan YESAYA (aslinya YESAYAHU = YHWH Penyelamat)

 

Jika diperhatikan, bahwa ada 3 bahasa yang ditulis di salib Yeshua (Yohanes  19:20 Banyak orang Yahudi yang membaca tulisan itu, sebab tempat di mana Yesus disalibkan letaknya dekat kota dan kata-kata itu tertulis dalam bahasa Ibrani, bahasa Latin dan bahasa Yunani.)

dan yang sangat populer adalah INRI (IESVS·NAZARENVS·REX·IVDÆORVM) –> http://en.wikipedia.org/wiki/INRI, ada DUGAAN, bahwa yang dalam bahasa Ibrani berbunyi: “YESHUA HANAZAREI W’MELECH HAYEHUDIM” yang jika disingkat menjadi YHWH.  Itu DUGAAN, walau ada beberapa pihak yang sangat meyakininya.  Ini hanya tambahan referensi bahwa YESHUA adalah (manifestasi) dari YHWH itu sendiri.

 

Absurd, jika anda orang Kristen (pengikut Kristus), yang menerima/mengakui nama YESUS / YESUS KRISTUS, tetapi menolak (nama) YHWH.

 

Catatan akhir:

1. Saya tidak tahu, apakah penganut JESUS ONLY masih mengucapkan/menyerukan HALELUYAH (pujilah YAH/Pujilah YHWH), atau sudah mengganti Haleluyah menjadi HALELUYES (pujilah YESUS).

 

2. Akhir-akhir ini di internet (khususnya Facebook), makin banyak orang-orang JESUS ONLY yang dengan NAMA SAMARAN, menyebarluaskan paham/keyakinannya, baik secara ‘halus’, maupun ‘kasar’ dengan menyerang keyakinan lain.

 

3. Tentang Allah dan YHWH, sebagai ‘pengantar’ anda bisa membaca tulisan saya: “SIAPA TUHAN YANG ANDA SEMBAH?” yang dapat dilihat/didownload dari http://www.gkmin.net/gk/Siapa_yang_Anda_sembah.pdf

 

4. Saya tinggal di SALATIGA, dan menurut informasi, di SALATIGA, ada beberapa orang JESUS ONLY, namun hingga saat ini saya belum pernah bertemu dengan mereka, sehingga saya belum pernah berdiskusi secara langsung (bertatap muka) dengan orang-orang JESUS ONLY.  Diskusi yang pernah saya lakukan hanya via email/SMS dan internet.

 

 

Salatiga, 07-07-2011

Petrus Wijayanto (RT Wijayantodipuro)

 

from: http://www.facebook.com/note.php?note_id=10150236906358551

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: