KONON KATANYA…

Mengapa saya sering menulis “Konon”, atau “Katanya”, ketika menyebutkan sesuatu?  Ya, karena suatu data atau pendapat atau kisah yang saya tulis adalah “katanya”.  Katanya buku, atau katanya orang lain, atau bahkan tidak jelas katanya siapa.

Bukan saya selalu tidak percaya pada “katanya” atau “konon” itu, tetapi seringkali perlu pertimbangan yang matang, untuk akhirnya mempercayai atau tidak mempercayai “katanya” itu.  Khususnya, ketika fakta menghadirkan banyak pengecualian, maka  tanda tanya terhadap “katanya” itu menjadi lebih besar. Apakah pernyataannya yang salah, ataukah asumsi yang mendasari pernyataan itu tidak terpenuhi?

 

Berikut ini kutipan dari buku “Inti Ajaran Buddha”:

 

====

KEBENARAN

 

Kalamas dari Kesaputta mendatangi Sang Buddha dan berkata, “Ada sejumlah buku dan guru yang datang ke Kesaputta.   Mereka berbicara banyak tentang pendapat mereka sendiri tetapi merendahkan dan menghancurkan pendapat orang lain.  Dan ketika kami mendengarkan mereka, kami merasa ragu.  Kami tidak yakin siapa yang berkata benar dan siapa yang berkata salah”.

 

“Adalah baik jika kau punya keraguan, Kalamas.   Kau boleh saja bimbang, karena kebimbangan berkaitan dengan hal yang banyak menimbulkan keraguan.”

 

 

“Karena itu, dengarkanlah aku, Kalamas.  Jangan percaya kabar angin dan desas-desus, juga apa yang dikatakan orang kepadamu, juga apa yang kau dengar dikatakan orang lain, bahkan juga pemuka ajaran-ajaran tradisi lamamu.

Jangan percaya penalaran, atau pengambilan kesimpulan suatu hal berdasarkan hal lain, atau argumen tentang suatu cara, atau percaya karena suka terhadap suatu pendapat, ataupun karena mengagumi sang guru dan menganggap kau harus tunduk kepadanya”.

 

“Sebaliknya, Kalamas, ketika dari lubuk hatimu sendiri kau mengetahui bahwa suatu ajaran tidak baik, bahwa ketika dijalankan membawa kerugian dan penderitaan, kau harus mempercayai dirimu sendiri dan menolak ajaran itu.”

 

Anguttara Nikaya

====

 

Itu KONON katanya Sang Buddha lho… Percaya boleh, tidak percaya juga boleh.

Silakan baca juga tulisan lama saya: KATANYA –> http://www.facebook.com/note.php?note_id=85830388550

 

 

[Salatiga, 12 Mei 2011]

from:  http://www.facebook.com/note.php?note_id=10150181095543551

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: