SORGA TERBUKA

sorga terbukaSatu lagi buku tentang surga diterbitkan, berjudul Kesaksian Joseph, SORGA TERBUKA, Perjalanan anak usia 11 tahun ke Sorga dan Neraka, Penyingkapan masa Antikrist dan Pengangkatan. Kabarnya buku itu, akan dicetak 70 ribu eksemplar dan akan dibagikan secara gratis. Tahap pertama,dicetak 30.000 eksemplar. E-booknya dapat didownload di s i n i. Sayang di ebook-nya tidak dicantumkan penerbit atau pencetaknya. Hanya dituliskan di bagian bawah “Pengantar dan Catatan Kaki, Pdt. Petrus Agung Purnomo”.

Setelah saya download e-book itu, dan melihat halaman cover ada tulisan “Pengantar dan Catatan Kaki, Pdt. Petrus Agung Purnomo”, sambil mengirim e-book itu via email ke salah seorang teman, saya chat- dia, dan sampaikan “ini ada buku tentang Sorga, tapi hati-hati” “Kenapa?” tulis temanku. “Ya.. disitu ada Pdt. Petrus Agung, dia pernah mengundang Morris Cerullo. Ada seorang pendeta di Afrika yang pernah menyebut Morris Cerullo itu sebagai “pelacur spiritual”. ‘Ya, infonya begitu saja dulu. Kamu baca dulu saja bukunya”.

Layar chatting tetap terbuka, dan saya mulai membaca isi buku “SORGA TERBUKA” itu. Saya baca PRAKATA, yang hanya kira-kira setengah halaman, dan halaman selanjutnya PENDAHULUAN (sayang e-book itu tidak dilengkapi nomor halaman). Saya agak tertegun, ketika membaca paragraf kedua di PENDAHULUAN itu, “Kepekaannya akan dunia roh mulai dinyatakan waktu Pdt. Morris Cerullon mengadakan KKR di stadion Tambak Sari, pada tahun 1992” (hm… sekalipun ditulis disitu Cerullon, pasti maksudnya Cerullo, itu hanya salah ketik). Benar, di paragraf ketiga ditulis “Morris Cerullo”. Saya kembali menulis di layar chatting, “ha ha.. . bacalah buku itu, ada Morris Cerullo-nya”. Teman saya tambah bingung, dan bertanya, “lha trus gimana?”. “Ya baca saja dulu”.

Kemudian saya ketik di google.com (seperti yang pernah lakukan sekian waktu yang lalu,”spiritual whore” morris cerullo. Sebagian tentang Morris Cerullo, anda perlu membaca tulisan-tulisan ini:

http://watchmanafrica.blogspot.com/2007/02/ugandan-saints-beware-of-morris-cerullo.html

http://www.jesus-is-savior.com/Wolves/morris_cerullo_exposed.htm

http://www.christian-witness.org/archives/cetf2002/cerullo02.html

dan lain-lain silakan cari sendiri.

Bagi saya tulisan-tulisan ‘miring’ tentang Morris Cerullo, cukup membuat perlu hati-hati menyikapinya. Seorang saudara yang pernah menghadiri KKR-nya Morris Cerullo di Semarang beberapa tahun lalu-pun pernah bercerita ke saya, bahwa dia menjadi ragu pada Morris Cerullo, setelah mendengar kotbahnya, di KKR itu. Terus terang, sayapun ragu, sama seperti keraguan saya pada Benny Hinn. Saya tidak perlu merinci alasan mengapa saya ragu, silakan baca-baca sendiri berbagai informasi di internet mengenai kedua penginjil besar itu.

Buku SORGA TERBUKA terbit setelah Choo Thomas yang pernah menulis buku “SURGA ITU NYATA” menuliskan di websitenya, “penglihatannya” ditambah “penglihatan” Linda Newkirk, mengenai “akhir jaman”. Apakah ini kebetulan semata, atau agar juga ada buku kesaksian tentang surga dan neraka yang dari orang Indonesia? Kebetulan juga, 3 hari yang lalu, seorang teman di Jakarta mengirim email memberitahukan bahwa seorang warga jemaat bernama Daniel, mendapat penglihatan-penglihatan. Beberapa bulan yang lalu, dalam sebuah pertemuan di Jogjakarta, saya juga mendengar langsung dari orang yang “bertugas” meniup sangkakala di berbagai kota (termasuk di Yerusalem), untuk menyambut masa pengangkatan, aniaya besar dan kedatangan Kristus kedua. Hm.. Apakah akhir jaman benar-benar sudah dekat? Benarkah semua peristiwa itu akan mulai beberapa tahun lagi. Entahlah…

Setelah saya baca secara cepat buku SORGA TERBUKA itu (buku hanya 51 halaman, dengan banyak kutipan ayat Kitab Suci, jadi cepat membacanya, jauh lebih cepat daripada saya membaca buku Ilusi Negara Islam, yang 321 halaman, yang sedang heboh sekarang ini), sambil mengingat-ingat isi buku SURGA ITU NYATA, yang pernah saya baca beberapa tahun yang lalu, ada beberapa yang mirip atau bahkan sama. Antara lain bahwa di surga itu banyak emas dan permata. Rumah-rumah dan perabotan terbuat dari emas dan permata. Ada buah-buahan yang rasanya enak, yang selalu tersedia dipohon, sekalipun sudah dipetik. Ada rumah berukuran besar dan berukuran kecil. Di buku SURGA ITU NYATA, saya ingat ditulis bahwa di sorga ada semacam mobil sport (hm.. waktu saya dulu membaca itu, langsung pikiran bertanya, “dimana pabriknya?”), sedang di buku SORGA TERBUKA, ditulis bahwa surga itu sangat luas, tetapi kemanapun orang akan pergi, dalam sekejap akan sampai ketempat yang diinginkan itu.

Salah satu yang menjadi tanda tanya saya, kalau tidak salah juga di buku SURGA ITU NYATA, di SORGA TERBUKA ditulis bahwa tiap-tiap orang punya rumah sendiri-sendiri, makin baik seseorang, rumahnya makin besar, halamannya makin luas. Saya tidak dapat membayangkan, jika setiap orang memiliki satu rumah sendiri-sendiri, lantas bagaimana “kehidupan sosial” di surga, karena tidak ada ‘keluarga’ yang tinggal serumah.

Jelas sekali bahwa ‘kehidupan’ surga yang digambarkan dalam buku SORGA TERBUKA dan SURGA ITU NYATA, sangat jauh berbeda dengan yang digambarkan dalam beberapa tulisan tentang surga yang lainnya. Ada yang menggambarkan bahwa di dalam surga seorang laki-laki akan memiliki kekuatan seksual 100x lipat dari biasanya, dan mendapatkan 72 bidadari yang selalu perawan. Hm…seperti surga dunia ya..?!

Terus terang saya ‘pusing’ kalau membaca buku-buku yang berisi penglihatan-penglihatan seperti SORGA TERBUKA atau SURGA ITU NYATA. Isinya menakut-nakuti pembaca, terhadap neraka dan memberi harapan akan surga. Penulisnya mengklaim sebagai utusan Tuhan yang ditugaskan memperingatkan manusia di bumi ini. Infomasi mengenai surga dan neraka berdasarkan ‘penglihatan’ itu secara parsial dapat dibaca juga dari cerita-cerita ‘gaib’ di Majalah Misteri misalnya. Disana, gambaran surga, gambaran neraka dan alam gaib juga sering dituliskan secara detail, sesuai dengan ‘penglihatan’ seseorang.

Bukan saya tidak percaya pada ‘penglihatan supranatural’ atau pengalaman ‘supranatural’, tetapi yang memusingkan adalah kebanyakan orang yang mengalami peristiwa supranatural, lantas mengklaim memiliki tugas khusus untuk manusia di dunia ini. Dan masalahnya adalah tugas itu beda-beda, sehingga pertanyaannya mana tugas yang benar, mana yang menyesatkan? Si A mengatakan manusia harus begini-begini, si B mengatakan manusia harus begitu-begitu. Saya juga kenal dengan seseorang yang mengaku didampingi oleh ‘dua orang wali’ (secara gaib) dan juga mengatakan sedang menjalankan tugas khusus yang ilahi. Ingat: “Ada jalan yang disangka orang lurus, tetapi ujungnya menuju maut”. (Kitab Amsal Salomo, pasal dan ayatnya cari sendiri ya…)

Sayapun merasa demikian, saya merasa memiliki tugas khusus, setelah saya yakin akan keberadaan Tuhan melalui (antara lain) pengalaman supranatural, dan juga karena saya pernah selamat tanpa terluka sedikitpun dalam sebuah kecelakaan sepedamotor, dimana sebelum kecelakaan saya sudah ‘tidak nyaman’ dan saya berdoa kepada Tuhan: “apapun yang akan terjadi, saya ingin itu bagian dari rencana Tuhan atas hidup saya”. Termasuk menulis tulisan ini, mungkin juga tugas khusus saya, untuk mengingatkan anda semua, agar hati-hati tentang “penglihatan-penglihatan” atas surga dan neraka.

Orang Jawa (kejawen), memaknai surga tidak sama dengan surga yang digambarkan dalam buku-buku SORGA TERBUKA, SURGA ITU NYATA, atau gambaran surga lainnya. Kejawen menggambarkan surga sebagai suasana hening, orang mencapai surga ketika sudah mencapai keheningan yang benar-benar hening. Nirvana-nya Buddha juga tidak digambarkan seperti surga “Kristen” atau surga “Islam”. Lantas, mana surga yang benar, ataukah semua benar, artinya ada surga yang berbeda-beda, atau beberapa gambaran tentang surga itu hanya ilusi? Bukankah itu semua hanya KATANYA, tetapi semua mengharapkan agar pembaca meng-amin-i isi tulisan,dan seolah-olah segala tulisan tentang SURGA dan NERAKA, mengatakan “pokoknya surga itu ya seperti ini… anda perlu percaya.., anda harus bertobat kalau tidak ingin masuk neraka”.

( Agama hanya berisi ‘iming-iming’ surga dan ancaman neraka.)

[ Bertobat? Saya pernah bertanya kepada seorang rekan ketika dia menyarankan saya untuk bertobat. Bukankah seseorang yang oleh komunitas tertentu dianggap “bertobat” ternyata sedang dianggap murtad oleh komunitas lainnya. ]

Di buku SORGA TERBUKA-pun saya membaca tulisan yang ‘aneh’, yaitu di catatan tentang PEPERANGAN. Tertulis demikian, “Peperangan rohani yang tidak bisa dideteksi dengan panca indera kita, cenderung lebih banyak diisi dengan tengkingan, teriakan dalam nama Yesus, atau bahasa roh yang keras. Tapi apakah akibat dari tengkingan dan teriakan itu? Sama sekali kita tidak tahu, Yang penting peperangan rohani adalah tengkingan setan, titik.”

(hm… “yang penting…, titik” – lho.. kok, tidak ada penjelasannya, tapi ternyata kontradiktif dengan tulisan di paragraf selanjutnya:)

“Di dalam perang jasmani, ternyata tidak asal memuntahkan peluru dan bom, bukan! Bagaimanapun ada strategi, ada ketekunan, kecerdikan, kepangkatan, logistic, dsb. Tentu saja, ada adu kekuatan senjata. Dengan kata lain, sebenarnya dalam peperangan rohani, hal yang sama terjadi, bahkan sebenarnya juga nyata seperti di jasmani.”

(Lho.. yang penting tengking atau bagaimana?)

Ya.., tulisan ini tidak berisi apa-apa kecuali, sebuah saran, silakan baca buku SORGA TERBUKA itu, anda mau percaya atau tidak percaya, atau ragu-ragu bahwa isi buku itu adalah ‘kebenaran’ itu adalah pilihan anda. Saya hanya mengingatkan, hati-hati, begitu saja. Dan saya tahu kok.., kalau anda setuju dengan sebuah buku yang berisi tentang “visi” Tuhan, maka ayat berikut yang anda pegang:

Yoel 2:28-29 “Kemudian dari pada itu akan terjadi, bahwa Aku akan mencurahkan Roh-Ku ke atas semua manusia, maka anak-anakmu laki-laki dan perempuan akan bernubuat; orang-orangmu yang tua akan mendapat mimpi, teruna-terunamu akan mendapat penglihatan-penglihatan. Juga ke atas hamba-hambamu laki-laki dan perempuan akan Kucurahkan Roh-Ku pada hari-hari itu

Tetapi kalau anda tidak setuju dengan pemberitaan seseorang, maka ayat ini yang akan anda pakai:

I Timotius 4:1 Tetapi Roh dengan tegas mengatakan bahwa di waktu-waktu kemudian, ada orang yang akan murtad lalu mengikuti roh-roh penyesat dan ajaran setan-setan

Hm.. bukankah kebanyakan manusia mempercayai pada sesuatu yang ingin dipercayainya?

“Karena akan datang waktunya, orang tidak dapat lagi menerima ajaran sehat, tetapi mereka akan mengumpulkan guru-guru menurut kehendaknya untuk memuaskan keinginan telinganya. Mereka akan memalingkan telinganya dari kebenaran dan membukanya bagi dongeng.” (2 Timotius 4:3-4)

Nih tugas khusus saya, mengingatkan anda semua bahwa:

Yohanes 5:24 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa mendengar perkataan-Ku dan percaya kepada Dia yang mengutus Aku, ia mempunyai hidup yang kekal dan tidak turut dihukum, sebab ia sudah pindah dari dalam maut ke dalam hidup.

Menurut Injil, yang mengutus Yesus adalah “BAPA”, tetapi siapa Bapa itu? Siapa “Bapa dari Yesus” itu?

Lukas 10:22 Semua telah diserahkan kepada-Ku oleh Bapa-Ku dan tidak ada seorang pun yang tahu siapakah Anak selain Bapa, dan siapakah Bapa selain Anak dan orang yang kepadanya Anak itu berkenan menyatakan hal itu.”

Sudahkah Yesus berkenan menyatakan siapa Bapa itu kepada anda?

Dan ingat, Wahyu 14:1 Dan aku melihat, dan lihatlah, Anak Domba yang berdiri di atas bukit Sion dan bersama Dia ada seratus empat puluh empat ribu orang, yang mempunyai Nama Bapa-Nya, yang tertulis pada dahi mereka (KS-ILT)

Sudahkah NAMA BAPA “tertulis’ di dahi anda?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: