Sakit, bukan sehat yang menular…

sakit kepalaHari ini aku menghadiri Seminar “Effective Ministry to the Wound and Broken“, yang membahas pelayanan (rohani) pada target tertentu, khususnya orang-orang yang “terluka”, misalnya narapidana, keluarga narapidana, orang-orang yang mengalami trauma, dan kejadian-kejadian menyakitkan. Salah satu pembicaranya dari PFI (bukan FPI lho..) Prison Fellowship International, sebuah ‘persekutuan’ yang sudah diakui keberadaannya oleh United Nation.

Tidak semua sesi kuikuti, setelah makan siang, melewatkan satu sesi, aku memilih tidak masuk ruangan, namun berbincang dengan seseorang, ngobrol-ngobrol tentang “pelayanan khusus”. Ya.. selama ini aku memang ikut-ikutan “melayani” secara khusus dalam hal pengenalan tentang Tuhan (juga tentang setan he he he…–serius nih.. kalau ada rekan yang bermasalah dengan setan, kami ada kelompok pelayanan yang mungkin dapat membantu mengatasinya, khususnya buat yang tinggal di Salatiga, dekat dengan tempat tinggal kami…).

Salah satu yang aku ingat dari pembicaraan di seminar itu adalah statement bahwa sakit itu menular, bukan sehat yang menular. Jika ada orang lain (teman) kita yang sering bikin masalah, itu tandanya dia sendiri punya masalah, jika teman kita sering menyakiti orang lain, itu tanda bahwa dia ‘sakit’. Nah.., kita dapat menjadi konselor yang baik, jika kita sendiri tidak sakit. Bagaimana mungkin mau menyingkirkan selumbar dari mata saudara kita, jika balok di mata kita tidak kita singkirkan lebih dahulu.

Oh ya.., aku jadi ingat tentang Salatiga Healing and Counseling Centre (SHCC), yang aku juga “ikut-ikutan” di sana, sekalipun hingga kini aku belum dapat menyediakan waktu khusus untuk “piket” di tempat konsultasi, di Father House Jl. Aliwijayan, namun aku sudah berikan no. hp-ku jika sewaktu-waktu dihubungi. Eh.., tadi juga ketemu dengan beberapa teman dari SHCC, malah tanya, apa sudah dibuatkan website-nya Pro Life? He he.. lha materinya mana, kalau sudah ada materinya, aku tinggal setting-kan websitenya, banyak hosting gratis kok… apalagi jika untuk ‘pelayanan’, ada juga teman di Jakarta yang bisa membantu.

Ya…, dari seminar tadi ada beberapa kenalan baru, antara lain dengan seseorang yang pernah mengalami ‘berbagai penderitaan’, hingga pernah berusaha bunuh diri sampai 2x, namun tidak berhasil, (ha ha… kenapa tidak mencoba untuk yang ke-3 kalinya??), ada juga teman yang hamil dan punya akan, dari hubungan gelap dengan ‘pekerja gereja’, yang harus ditutupi aib-nya karena si lelaki adalah ‘pelayan Tuhan’ yang aktif di bidang rohani. Ha ha… aku menyeletuk, itu nggak cuma aktif di bidang rohani, tapi juga bidang duniawi (badani), nggak cuma aktif di gereja, tapi juga aktif juga di kamar tidur ha ha ha…..

Itu sih bagiku bukan cerita baru, bahwa beberapa pelayan Tuhan adalah orang-orang munafik, yang menyimpan dosa. Itu tidak aneh…, sebab “mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat”. Aku bisa memakluminya (bukan membenarkan lho…), sebab mungkin saja mereka belum mengenal Tuhan yang sebenarnya secara baik, walau mengaku ber-Tuhan, walau mengaku percaya pada Tuhan Yesus (tetapi, Tuhan yang mana? Yesus yang mana? Tuhan dan Yesus yang diikat oleh doktrin dan dogma gereja? he he ..)

Ya.., seperti yang sudah sering aku dengar tentang ‘penyembuhan luka batin dan trauma’, adalah penting untuk memaafkan. Ya.., karena ini acara “kristen”, banyak ayat dikutip untuk memberi pembenaran atas semua ‘teori’ pelayanan khusus ini. Tetapi aku sempat berbisik-bisik dengan teman duduk sebelah, “kalau cuma untuk memulihkan trauma, mengatasi dendam pada masa lalu, gak usah pakai ayat-ayat Kitab Suci, mungkin aku bisa membantu, gak usah pakai doa-doa, mungkin aku bisa membantu ‘melupakan’ masa lalu”. Kebetulan teman sebelah duduk, tahu bahwa aku punya konsepsi tentang ‘pengalaman dan angan-angan’, yang pernah aku share pada beberapa orang, yang dapat mengatasi kesusahan hidup. Nggak perlu doa kepada Tuhan, nggak perlu ayat-ayat Kitab Suci, cuma perlu ‘be

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: